boleh dilihat

HEADLINE

CEKDAM: Potensi Wisata Lokal Lampung Barat Yang Belum Diperhitungkan


Bendungan (Cekdam) adalah penampung sementara air sungai sebelum dialirkan ke area pertanian atau kolam-kolam perikanan warga. Cekdam memiliki kemampuan untuk menampung jutaan kubik air, tergantung luas bendungan. Metode ini salah satu cara yang cukup efektif untuk mengatur volume serta debit air supaya tetap stabil sebelum dialirkan melalui irigasi ke persawahan warga yang areanya jauh dari sungai. Cekdam merupakan solusi bagi petani untuk mendapatkan suplai air pada lahan garapannya. 

Di Kec. Kebun Tebu-Lampung Barat, terdapat beberapa cekdam, salah satunya terletak di Desa Ciptamulya, dibangun pada tahun 1981 hingga saat ini masih tetap kokoh berdiri. Sejak adanya penampung air tersebut, lahan yang bisa dijadikan persawahan semakin semakin luas, hal ini tentu meningkatkan pula tarap ekonomi pertanian bagi para petani.
(Saluran irigasi ke area persawahan warga)

Hebatnya, puluhan tahun silam, jauh sebelum alat-alat berat seperti bouldozer bisa menjangkau daerah pinggiran ini, masyarakat telah bergotong royong untuk membangun penampungan air tersebut. Swadaya masyarakat ini hanya menggunakan alat-alat manual seperti cangkul, linggis, garpu tanah, martil dan lain sebagainya. Buah dari semangat kerja sama warga maka cekdam tersebut bisa terwujud.

Sebagian besar warga yang terlibat pembangunan tanggul raksasa tersebut adalah yang memiliki tanah darat dan lahannya berpotensi untuk disulap menjadi persawahan. Pada akhirnya, seiring pergeseran waktu cekdam Cipta Mulya kini mampu menjadi sumber kemakmuran bagi warga setempat.
(Jalan di sekitar cekdam yang masih tanah merah)


Di cekdam Cipta Mulya juga dilepas bibit bibit ikan oleh warga setempat, diharapkan kelak bisa menjadi hiburan masyarakat sekitar yang hobby memancing.  Sebenarnya, tidak hanya di Cipta Mulya Kec. Kebun Tebu saja tetapi cekdam-cekdam lainnya juga banyak terdapat di Kab. Lampung Barat. Kita sangat berharap agar puluhan cekdam yang tersebar di beberapa kecamatan di wilayah Lampung Barat ini, ke depan bisa dimaksimalkan menjadi objek wisata kreatif yang mampu meningkatkan ekonomi kerakyatan.

(Liputan Q Alsungkawa, Lampung Barat)

Tidak ada komentar