boleh dilihat

HEADLINE

INSOMNIA_Puisi puisi Munadi Embing (Sastra Harian

Redaksi Simalaba menerima tulisan puisi (minimal 5 judul), cerpen dan cernak (minimal 4 halaman A4) esai, opini, artikel dan liputan kegiatan yang sesuai dengan visi dan misi media Simalaba untuk dipublikasikan setiap hari (selain malam minggu) 
kirim karyamu ke e-mail : majalahsimalaba@gmail.com
Beri subjek SASTRA SETIAP HARI. Program ini untuk memberi ruang bagi sahabat pemula Dalam dunia sastra agar tetap semangat berkarya (Belum berhonor)
Redaksi berhak menyunting naskah yang masuk tanpa mengurangi maksud dan isi dari tulisan.


INSOMNIA

Di luar. Malam sebentar lagi padam
ada yang gegas meninggalkan
ada yang diam terluput
waktu merotasi kisah.

Tangis orok tetangga-- batuk Pak Tua
menjadi kidung di sela detak jarum jam.

Sudah sepekan
aku menjadi bagian malam
ia memetik, merangkai
kisah-kisah dingin.

:malam adalah sebuah pakaian.

September 2019



SEPASANG SEPI

Kita adalah sepasang sepi
yang dilahirkan rahim waktu.

Dan_

Aku ingin menikmati setiap detiknya
bersamamu di bawah damai senja.

September 2019



KEINGINAN SEDERHANA

Aku ingin seperti anak-anak
di gerbang rumahNya, seperti dulu
menanti panggilan, mengetuk pintuNya
dan duduk di barisan depan.

Menitipkan nama-nama
yang kuselipkan pada sepucuk surat.

Kemudian berharap
Ia membacanya. Meski  sederhana
seperti langkah kecil doa-doa
lalu pulang, membayangkan Ia membalasnya.

September 2019


ASYYFA (2)

Aku temukan puisi
sebuah soneta, lahir di matanya
sebelum jeda tanda baca
benar-benar merajah kata.

September 2019




ORKESTRA LANGIT

Di langit sore, embus angin
netra terperangah, takjub
warna senja membalur
di sayap kupu-kupu.

Begitu perak menyala
seperti mahkota di kepala ibu.

Derap waktu telah lelah
ia menghilang sesaat
jatuh di rimbun gelap
bersama kumandang magrib.

Seorang bocah merindukan orkestra langit

“Bunda, aku ingin melihat cahaya itu lagi.”

Dan doa-doa ibu
menghampar di sajadah
menerangi langit
sebelum mimpi menutup hari.

September 2019


Tentang penulis :

Munadi Embing. Pemuda kelahiran Tangerang, Banten. Seorang karyawan swasta dan penjual buku. Aktif di Komsas Simalaba 

Tidak ada komentar