HEADLINE

SEPERTI DAUN_Puisi Puisi Adit Febrian (Sastra Harian)

Redaksi Simalaba menerima tulisan puisi (minimal 5 judul), cerpen dan cernak (minimal 4 halaman A4) esai, opini, artikel dan liputan kegiatan yang sesuai dengan visi dan misi majalah Simalaba untuk dipublikasikan setiap hari (selain malam minggu) 
kirim karyamu ke e-mail : majalahsimalaba@gmail.com
Beri subjek SASTRA SETIAP HARI.
(Belum berhonor)
Redaksi berhak menyunting naskah yang masuk
tanpa mengurangi maksud dan isi dari tulisan.


SEPERTI DAUN


Aku seperti daun
Hidup di sebuah tangkai
Tanpa sebuah keabadian
Aku seperti daun
Harus bersiap berhadapan dengan angin
Sewaktu waktu akan berguguran
Aku seperti daun
Akan mengering dan renta
Aku tidak bisa menerka
Kapan aku akan jatuh ke tanah, dan kembali kepadanya.

Karawang,10 November




SUNGGGUH IA DEKAT

Panggilah namanya
Sekeras dentuman
Sungguh ia dekat
Sedekat urat nadi
Panggilah namanya
Selirih suara hati
Sungguh ia dekat
Di hati itu sendiri
Panggilah namanya berkali kali
Sungguh ia dekat
Tanpa rasa bosan yang menyekat
Ingatlah namanya
Seru setiap hari
Sungguh ia dekat
Sebagai engkau hambanya

Karawang,13 November



BIARKAN PUISI


Jika tak bernyawa lagi
Kembali ke ilahi
Tanpa sebuah jiwa
Nafas hilang di telan duka
Biarkan puisi
Merekam perjalanan
Biarkan puisi
Memotret kenangan
Walau tiada lagi sosok
Nampak hanya namaku
Di pelabuhan terakhir hidup

Karawang,15 November



RAHASIA BATU

Seperti batu
Diam melulu
Tanpa kata cinta untukmu
Namun bukan batu
Ia cemburu
Dengan semua yang memburu

Seperti batu
Bungkam melulu
Namun bukan batu
Tanpa rasa
Ada rahasia
Di balik batu

Karawang,14 November



SANG ANGIN, MALAM, DAN WAKTU

Sang malam menghembuskan anginnya
Merasuki relung hati membin4s4kan sebuah rasa
Angin membawanya pergi, Melenyapkan pada perjalanan
Membuktikan sebuah rasa yang terabaikan,
Akan lenyap digrogoti rasa bosan.
Begitu juga sang waktu,
Seakan memaksa untuk merenggut sebuah asa
Menghilangkan begitu saja sebuah rasa
Melenyapkannya dalam penantian lama
Membuktikan sebuah rasa akan lenyap dimakan waktu,
Dan hilang begitu saja
Tanpa jawaban darinya.

Karawang,10 November


Tentang Penulis:

Adit Febrian, Seorang  Pelajar  SMKN 1 KARAWANG. Pemilik hobi membaca dan bermain musik ini Lahir di Karawang  25 Februari 2002. Pendiri Gerakan Pemuda Literasi  Karawang.

Tidak ada komentar