boleh dilihat

HEADLINE

MENGINTIP CANTIKNYA DESTINASI WISATA PANTAI LAGUNA SAMUDRA


Kali ini kita akan membahas setitik surga di penghujung Lampung Barat, Pesisir Barat dan perbatasan Bengkulu. Sebuah tempat yang terkenal dengan keindahan pantainya dan masih tersembunyi.

Pantai Laguna Samudra salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi. Tepatnya di wilayah Merpas, di sebelah Lemong Provinsi Lampung. Merpas sendiri masuk kedalam Provinsi Bengkulu.


Taman Rekreasi ini dibuka tahun 2000 oleh pengelola dari Pantai Merak Belantung di Lampung Selatan.


Awalnya hanya dijadikan tempat hiburan rakyat dengan pentas musik di waktu tertentu saja. Namun 7 tahun terakhir, pantai ini telah bermetamorfosa menjadi Taman Rekreasi.

Hamparan laguna atau sebuah bagian laut berbentuk kolam karena dipagari karang alami seluas kurang lebih 100 hektar dengan 200 meter lebih jarak ke batas bagian laut terbuka di PLS ini menjadi daya tarik wisatawan untuk berenang atau hanya bermain air laut. Kolam yang tenang ini cukup aman bagi anak anak kecil, cukup diawasi dari tepi bibir air. Tersedia pula perahu wisata untuk berkeliling di kolam laguna dan meninjau bunga karang dari atas.


Bagi generasi zaman now, spot selfie yang banyak disediakan pengelola PLS menjadi primadona. Spot selfie disini sangat  "instagrammable".



Bagian taman terasa sangat sejuk dengan rindangnya pepohonan, karena memang konsep taman rekreasi ini adalah hutan pantai. Berbeda dengan banyak pantai lain yang biasanya terasa gerah pada siang bolong, di PLS sejuk sekali karena masih ditambah semilir khas angin Samudra Indonesia.


Akses jalan menuju kesana amat mudah, dari Liwa menuju Krui, kemudian ke arah utara menuju Pugung dan Lemong melalui Jalan Lintas Barat Sumatera, sekitar 110 km total dari Liwa hingga lokasi. 

Di sepanjang perjalanan mata anda akan disuguhi keindahan pemandangan, banyak pelintas Jalinbar menyatakan bahwa pemandangan terindah terletak antara Krui hingga Bintuhan. Pegunungan di sebelah timur, sedangkan sebelah barat  hamparan luas Samudra dengan dihiasi Pulau Pisang di bagian antara Krui dan Pugung. Selain itu akan melintasi juga sedikit bagian TNBBS yang menambah nilai perjalanan ke PLS ini. Dibagian Jalinbar di TNBBS banyak monyet beruk kecil yang meminta makanan, jika mau bisa membeli pisang sebelum masuk kawasan dan berikan pada mereka seperti di taman safari.


Keunikan lain PLS adalah kita bisa menyaksikan sunrise dan sunset yang indah bila cuaca mendukung, sedikit sekali pantai di Indonesia ini yang bisa menyaksikan dua fenomena alam harian. Sementara urusan kuliner ada sate gurita yang menjadi ciri khas Kabupaten Kaur. Selain tentu saja sebagaimana umumnya di pantai, es kelapa muda dan penganan lain tersedia di banyak warung. 

Anda tidak perlu khawatir merogoh kocek dalam bila berkunjung. Karcis masuk hanya Rp. 10-15 ribu per orang, kecuali hari raya saat pengadaan even besar, karcis biasanya naik menjadi Rp 20.000. Penginapan juga tersedia berupa kamar kamar (bedeng) maupun pondok sendiri dengan tarip 150-200 ribu tanpa batasan orang, setiap kamar bisa memuat 4 hingga 8 orang. Sangat terjangkau bukan?


Nah... Semoga bisa jadi catatan agenda liburan dan wajib dikunjungi.
(Titin Ulpianti) 







Tidak ada komentar